Maynilad kehilangan 40% air karena kebocoran, sambungan ilegal

Salah satu tantangan yang mengganggu pemegang konsesi air dalam memperbaiki kebocoran adalah proses yang membosankan untuk mendapatkan izin dari pemerintah daerah, kata kepala operasi Maynilad, Randolph Estrellado.

MANILA, Filipina – Sekitar 1.105 juta liter air setiap hari mengalir ke saluran pembuangan karena kebocoran atau sambungan ilegal, kata Maynilad Water Services, Incorporated pada Rabu, 17 Mei.

Kehilangan ini adalah 40% dari 2.695 juta liter air yang dialokasikan ke Maynilad dari Bendungan Angat.

Selama dengar pendapat komite DPR tentang pembangunan Metro Manila pada hari Rabu tentang dugaan penipisan air di Wilayah Ibu Kota Nasional, Perwakilan Manila Rolando Valeriano menyatakan kekhawatiran atas jumlah pemborosan, dengan mengatakan bahwa “ini bukan lelucon.”

Jumlah kehilangan air sebelumnya bahkan lebih tinggi sebelum Perusahaan Air DMCI-MPIC mengambil alih konsesi air, kata kepala operasi Maynilad Randolph Estrellado.

Pipa air tua

Dia mencatat, sejak 1997 hingga 2006, pemilik sebelumnya hampir tidak melakukan perbaikan pipa.

Ia mengatakan, 75% pipa yang mereka warisi pada 2006 diganti sehingga menyebabkan penurunan kehilangan air yang signifikan. Peningkatan ini menghasilkan P21,7 miliar.

Sementara dia menyadari pengurangan jumlah air yang terbuang, kepala suku Maynilad mengatakan bahwa masih banyak yang terbuang percuma.

Air yang tadinya 68% tidak berekening sudah kita turunkan menjadi 40%, tapi yang masih kurang masih banyak tapi yang dikurangi masih banyak.” dia berkata.

(Kami telah mengurangi 68% air non-pendapatan sebelumnya menjadi 40%. Namun, masih ada porsi signifikan yang perlu ditangani, meskipun pengurangan substansial telah tercapai.)

Pemrosesan izin menghambat perbaikan segera

Salah satu tantangan yang dihadapi pemegang konsesi air dalam memperbaiki kebocoran adalah proses yang melelahkan untuk mendapatkan izin dari pemerintah daerah, kata Estrellado.

Kebocoran yang terlihat bisa segera diatasi karena lebih cepat mendapatkan izin, namun kebocoran yang tidak terlihat di jalan membutuhkan waktu untuk diperbaiki, katanya.

“Kami membutuhkan waktu 60 hari sebelum kami dapat memperoleh izin dari LGU,” kata Estrellado.

“Saat ini ada sekitar 21 lokasi yang masih menunggu izin perbaikan kebocoran. Itulah persoalan yang kita hadapi saat ini,” ujarnya. – Rappler.com

Mudah – mudahan dengan terdapatnya data https://covertcreeklodge.com/ mampu mendukung Anda dalam menyusun angka pasangan jitu dan menegaskan hasil keluaran sdy hari ini dengan cepat dan tepat. Saran kami simpan dan selamanya ingat unitogel kala Anda idamkan menyaksikan hasil keluaran sdy. Karena kita bukan hanya menyediakan keluaran sdy tapi seluruh hasil keluaran togel terlengkap dan terpercaya.