Di Tempat: Caroline Elkins
Main

Di Tempat: Caroline Elkins

Di Tempat: Caroline Elkins

Mengapa Anda seorang sejarawan Kerajaan Inggris?

Saya tertarik pada bagaimana masa lalu membentuk dunia tempat kita hidup. Dampak besar Kerajaan Inggris dari waktu ke waktu dan ruang menjadikannya pilihan yang wajar.

Apa pelajaran terpenting yang diajarkan sejarah kepada Anda?

Betapa jarang para pemimpin memahaminya, apalagi memanfaatkannya dengan cara yang bermanfaat.

Buku sejarah mana yang memiliki pengaruh terbesar pada Anda?

Karya Eric Hobsbawm. Saya tidak bisa memilih satu saja.

Buku apa di bidang Anda yang harus dibaca semua orang?

Frantz Fanon, Si Buruk Rupa Bumi.

Momen mana yang paling ingin kamu kembalikan?

Woodstock, 1969.

Sejarawan mana yang memiliki pengaruh terbesar pada Anda?

Susan Pedersen. Dia ‘mengadopsi’ saya ketika penasihat saya, Leroy Vail, meninggal dunia. Pekerjaan dan nasihatnya (bahkan jika saya tidak selalu mendengarkannya!) telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada saya.

Siapa orang dalam sejarah yang paling ingin Anda temui?

Gandhi.

Berapa banyak bahasa yang Anda miliki?

Bahasa Inggris, bahasa Prancis yang cukup bagus, KiSwahili yang biasa saja, dan Kikuyu dasar.

Topik sejarah apa yang membuat Anda berubah pikiran?

kekerasan kolonial Inggris.

Apa kesalahpahaman paling umum tentang bidang Anda?

Bahwa Kerajaan Inggris dapat didekati sebagai latihan neraca.

Genre sejarah mana yang paling tidak Anda sukai?

Apa pun yang mendaur ulang kiasan lama.

Apa bidang yang paling menarik dalam sejarah hari ini?

Setiap bidang di mana sejarawan mengambil risiko.

Apakah ada teks sejarah penting yang belum Anda baca?

Di mana untuk memulai?!

Apa arsip favorit Anda?

Arsip Nasional Singapura untuk koleksi sejarah lisannya dan Perpustakaan Rumah Rhodes di Oxford ketika menyimpan catatan kolonial.

Apa museum terbaik?

Museum Apartheid di Johannesburg.

Teknologi apa yang paling mengubah dunia?

Senjata Maxim.

Laut Tengah atau Samudera Hindia?

Samudera Hindia.

Drama sejarah atau dokumenter?

Keduanya.

Parthenon atau Machu Picchu?

Machu Picchu.

Untuk apa generasi mendatang akan menilai kita paling keras?

Tidak mengindahkan sirine peringatan perusakan lingkungan.

Caroline Elkins adalah Profesor Sejarah dan Studi Afrika dan Amerika Afrika di Universitas Harvard dan penulis Warisan Kekerasan: Sejarah Kerajaan Inggris (Kepala Bodley, 2022).

Posted By : totobet